Peralatan Dapur Belum Lengkap, Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Tidak Serentak 6 Januari 2025

Peralatan Dapur Belum Lengkap, Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Tidak Serentak 6 Januari 2025

Peralatan dapur belum lengkap, makan bergizi gratis di Jember dan Bondowoso belum dimulai 6 Januari 2025. Halaman all

(Kompas.com) 08/01/25 08:47 14644

KOMPAS.com - Program makan siang gratis untuk anak sekolah serentak dilakukan di Indonesia, mulai Senin (6/1/2025).

Namun tidak semua Satu Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap melakukan serentak, beberapa di antaranya Jember dan Bondowoso.

Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan pelaksanaan program prioritas ini pada Senin di seluruh sekolah se-Indonesia.

Lantas kenapa dapur sehat di Jember belum siap beroperasi.

SPPG di Markas Koramil 0824/01 Patrang, Jember tidak terlihat ada aktivitas pendistribusian makanan apapun untuk anak sekolah.

Hanya ada beberapa prajurit terlihat mondar-mandir di dapur sehat seluas 20x20 meter persegi.

Mereka terlihat mengotak atik beberapa kelengkapan material dapur. Komandan Kodim atau Dandim 0824 jember, Letkol Arm Indra Andriansyah menjelaskan mengenai dapur yang belum siap.

Dilansir Tribun Jatim.com, berdasarkan keterangan kepala dapur sehat, sejumlah fasilitas pengunjung program makan bergizi gratis bagi siswa belum siap dioperasionalkan.

“Permintaan BGN (Badan Gizi Nasional) tidak perlu dipaksakan, kalau memang belum siap,” terangnya.

“Karena terdapat beberapa hal teknik yang tidak bisa kami sampaikan,” ujarnya.

Menurutnya, Dapur Sehat untuk melaksanakan program nasional Prabowo Subianto masih satu titik di Jember.

Hal tersebut menjadi percontohan pelaksanaan makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah.

“Baru satu Dapur Sehat, kami tinggal mengoperasionalkan. Insyaallah tanggal 13 Januari sudah mulai beroperasi,” terangnya.

Indra menjelaskan, satu Dapur Sehat tersebut memiliki kapasitas yang hanya mampu menampung sebanyak 3.000 porsi makanan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah.

Sementar berdasarkan kajian, perlu ada 150 Dapur Sehat untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis untuk seluruh siswa sekolah.

‘Dan itu bervariasi jumlahnya di setiap kecamatan, disesuaikan dengan jumlah siswa di masing-masing kecamatan,” jelas Indra.

Lebih lanjut Indra mengatakan, setiap Dapur Sehat terdapat 50 personel, mulai kepala dapur hingga tenaga angkut untuk menghitung belanja makanan.

“Setiap tenaga penyiapan bahan makanan, tenaga masak, tenaga pemorsian, pengemasan, pendistribusian hingga tenaga pencuci alat makan,” terangnya.

Sesuai petunjuk BGN, harga makanan bergizi gratis per porsi senilai Rp 10.000. “Dengan lauk komplit dan ada ahli gizi yang menakar untuk setiap siswa,” tambahnya.

Bondowoso

Hal serupa terjadi di Bondowoso, pelaksanaan makan bergizi gratis atau MBG untuk sekolah-sekolah di Bondowoso belum dapat dilaksanakan per Senin, 6 Januari 2025.

Penyebabnya adalah masih ada beberapa peralatan dapur di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPB) yang belum datang.

Termasuk dengan, kendaraan khusus dari BGN yang dikhususkan untuk mengangkut makanan ke sekolah-sekolah.

Hal ini disampaikan oleh Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani. “Termasuk ada beberapa peralatan dapur yang belum komplit,” terangnya.

Menurut Achmad Yani, ada empat peralatan yang belum terpenuhi dari 98 total alat dapur, antara lain kompor dua tungku, meja, kitchen sink, Cgezt feezer yang 200 liter, maupun meja palet. Peralatan dapur tersebut sangat signifikan untuk kegiatan masak.

Achmad berharap kekurangan peralatan dapur dapat segera terpenuhi.

“Secepatnya running. Selama dapur SPPG siap. Harapannya dalam satu minggu ini kelengkapan bisa terpenuhi semua,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan untuk satu dapur pihaknya akan mendistribusikan pada 2.782 penerima manfaat MBG.

Mereka merupakan siswa dari PAUD hingga SMA, yang total berada di 13 sekolah, Kecamatan Bondowoso. Para penerima ditambah balita sebanyak 171 orang dan ibu hamil 34 orang.
“Itu di kawasan kecamatan semua,” ujarnya.

Untuk bahan makan, nantinya ada yayasan yang akan mengkondisikan supplier dan suppliyernya berasal dari Bondowoso.

“Dalam satu SPPG ini, nanti akan ada satu yayasan. Yayasan ini yang nantinya ditunjuk BGN yang sifatnya, kerja sama,” terangnya.


Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Belum Siap Sediakan Makan Siang Gratis Rp 10 Ribu, Dapur Sehat di Jember: Tidak Perlu Dipaksakan, https://jatim.tribunnews.com

#peralatan-dapur #makan-siang-gratis #makan-bergizi-gratis #peralatan-dapur-belum-lengkap #pelaksanaan-makan-bergizi-gratis-tidak-serentak-6-januari-2025

https://www.kompas.com/jawa-timur/read/2025/01/08/084729688/peralatan-dapur-belum-lengkap-pelaksanaan-makan-bergizi-gratis-tidak