Sekolah di Pelosok Manggarai Timur Menanti Program Makan Bergizi Gratis
Sekolah di Manggarai Timur menanti program Makan Bergizi Gratis untuk siswa. Kapan pelaksanaannya? Halaman all
(Kompas.com) 10/01/25 10:59 15561
BORONG, KOMPAS.com – Cuaca cerah di atas langit wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, saat siswa mulai masuk sekolah setelah libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Peserta didik dan orangtua murid sudah mendengar adanya program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming sejak 6 Januari 2025.
Namun, hingga Jumat (10/1/2025), belum ada geliat pelaksanaan program makan bergizi gratis di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, termasuk di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Waelengga yang ada di Jalan Trans Flores, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur.
“Kalau orangtua murid hingga saat ini belum bertanya kepada pihak sekolah, melainkan peserta didik SDK Waelengga bertanya kepada guru dan kepala sekolah, yakni, \'Pak, kapan kami dapat makan bergizi gratis (MBG)?" kata Kepala SDK Waelengga, Ireneus Tersa, kepada Kompas.com, Jumat.
Tersa mengatakan, hingga Jumat (10/1/2025), SDK Waelengga belum mendapatkan program makan bergizi gratis (MBG). Sebab, NTT adalah salah satu provinsi yang belum mendapatkan jatah program itu.
Kepala SDN Maghileko, Kelurahan Watunggene, Canisius Nggajing, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/1/2025), juga mengatakan hal yang sama. Pihaknya menanti pelaksanaan program tersebut.
“Kami berharap program baik ini secepatnya dilaksanakan agar siswa dan siswi tidak bertanya kepada guru dan kepala sekolahnya,” jelasnya.
Nggajing mengharapkan program ini dapat meningkatkan ketahanan anak sehingga dapat mewujudkan kualitas belajar di sekolah.
“Sekolah kami sangat membutuhkan terwujudnya makan bergizi gratis,” jelasnya.
Viktor Juru, Guru SDI Momang Mese, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Ranamese, juga berharap program makan bergizi gratis itu segera terwujud di Manggarai Timur.
“Setahu saya, belum ada arahan dari Dinas Pendidikan Manggarai Timur. Sekolah biasanya mengikuti arahan Dinas Pendidikan. Bagaimana pola pelaksanaan dan pola anggaran MBG dilaksanakan. Pada dasarnya kami sangat setuju dengan MBG karena dapat membantu kesehatan anak SD yang sedang dalam pertumbuhan fisik dan pertumbuhan pola belajar anak," katanya.
Menunggu arahan Badan Gizi Nasional
Penjabat Bupati Manggarai Timur, Bonifasius Hasudungan mengatakan, Pemkab Manggarai Timur masih menunggu informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis.
“Saya dengar informasi bahwa BGN sedang berada di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, lalu ke Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Timur, Vinsen Tala mengatakan, hingga Jumat, belum ada kegiatan program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah.
“Kami masih menunggu petunjuk teknis dan anggarannya. Namun, kami minta bukan guru yang melaksanakan program itu sebab akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Saya dengar Badan Gizi Nasional (BGN) yang melaksanakannya. Atau bukan sekolah yang mengurus dapur untuk memasak menu makan tersebut. Sekolah menyiapkan anak-anak sekolah untuk program tersebut,” jelasnya.
Vinsen menjelaskan, puluhan ribu siswa dan siswi Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas, yang akan mendapatkan program makan bergizi gratis.
“Untuk jumlah sekolah di Manggarai Timur ada lebih dari 600 sekolah yang tersebar di kota dan pelosok-pelosok," katanya.
#badan-gizi-nasional #makan-bergizi-gratis #manggarai-timur #sdk-waelengga