Siapkan 1.500 Dapur, Kemenag Pastikan Santri Pesantren juga Dapat Makan Bergizi Gratis
Kementerian Agama (Kemenag) bergerak cepat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo. Halaman all
(Kompas.com) 10/01/25 18:55 15799
KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) bergerak cepat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo.
Dalam rangka pelaksanaannya, Kemenag melibatkan pesantren sebagai titik distribusi utama untuk memastikan santri dan masyarakat sekitar mendapat asupan gizi yang cukup.
Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi\'i, mengungkapkan bahwa makan bergizi gratis di pesantren bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi para santri serta masyarakat yang berada di sekitar pesantren.
"Kami telah berkolaborasi dengan Direktur Jenderal Pendidikan Islam dan Kepala Badan Gizi Nasional untuk merumuskan kesepakatan dalam penyediaan makanan bergizi gratis bagi berbagai lapisan masyarakat," ujar Wamenag dalam sebuah webinar yang digelar Universitas Insan Cita Indonesia pada Kamis (9/1/2025) dilansir dari laman resmi Kemenag.
Siapkan 1.500 dapur
Melalui program ini, Kemenag berencana mendirikan 1.500 dapur di pesantren-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.
Setiap dapur tersebut diharapkan dapat menyediakan makanan bergizi untuk 3.000 orang.
"Jika ada 1.000 santri di sebuah pesantren, maka dapur tersebut akan tetap memasak 3.000 porsi. Sisanya, 2.000 porsi, akan didistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 km," jelas Romo.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 10 tahun 2024 yang berisi panduan implementasi MBG di lingkungan pesantren.
Dalam SE tersebut, para pimpinan pesantren diminta untuk menyukseskan program ini sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dari segi kesehatan dan moral.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa program MBG juga akan menjangkau santri dan lembaga pendidikan Islam lainnya.
"Anak pesantren adalah anak bangsa yang juga berhak mendapatkan hak yang sama seperti anak-anak lainnya," tegasnya di Kantor Kemenag, Jakarta, pada Rabu (8/1/2025).
Menurut Nasaruddin, pembagian MBG akan dilakukan secara adil dan merata di seluruh daerah.
Adapun, Surat Edaran Ditjen Pendidikan Islam mengatur jadwal pembagian MBG di pesantren sebagai berikut:
- Untuk peserta didik PaudQu dan Kelas 1-2 pada Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), Pendidikan Diniyah Formal (PDF), dan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) jenjang Ula, MBG akan dibagikan pukul 08.00 waktu setempat.
- Untuk peserta didik kelas 3-6 pada SPM/PDF/PKPPS jenjang Ula, pembagian MBG dilakukan pukul 09.30 waktu setempat.
- Sedangkan untuk peserta didik SPM/PDF/PKPPS jenjang Wustha dan Ulya, pembagian MBG akan dilakukan pukul 12.00 waktu setempat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pastikan Siswa Pesantren Dapat Makan Bergizi Gratis, Menag: Mereka Juga Anak Bangsa"