Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo: Saya Jamin Dananya Ada untuk Semua Anak Indonesia

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo: Saya Jamin Dananya Ada untuk Semua Anak Indonesia

Presiden Prabowo meminta kepada para guru dan siswa untuk tidak lagi menyampaikan ucapan terimakasih kepadanya atas program MBG. Halaman all

(Kompas.com) 20/01/25 13:20 19794

SUMEDANG, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menjamin anggaran untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) bagi seluruh anak Indonesia tersedia.

Hal itu ia sampaikan saat ditanya soal evaluasi program MBG yang telah dimulai sejak 6 Januari 2025.

"Ini proyek yang sangat besar, tidak ringan, fisiknya tidak ringan. Tapi saya jamin dana-nya ada. Saya jamin dananya ada untuk semua anak-anak Indonesia yang makan," ujar Prabowo di Kompleks PLTA Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025).

"Dan yang sudah tidak perlu makan ya enggak apa-apa. Beri jatahnya kepada yang perlu," tegasnya.

Dalam penjelasannya, Presiden meminta kepada para guru dan siswa untuk tidak lagi menyampaikan ucapan terimakasih kepadanya atas program MBG.

Menurut Prabowo program itu sudah menjadi kewajiban untuk digagasnya sebagai Kepala Negara.

"Ini kewajiban saya sebagai Presiden. Ini kewajiban saya. Jadi tidak perlu ucapkan terima kasih kepada saya. Anak-anak diajarkan (saja) hormati orangtua, hormati guru. Kemudian belajar dengan baik. Kita di sini tidak cari nama. Yang kita ingin adalah yang terbaik untuk bangsa Indonesia," ungkap Prabowo.

"Jadi saya tidak perlu lagi. Saya terima kasih. Jangan terima kasih kepada Prabowo Subianto. Ini adalah kewajiban kami. Kami dipilih oleh rakyat Indonesia untuk bekerja demi rakyat," tambah mantan Menteri Pertahanan itu.

Perhitungan anggaran MBG

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, pihaknya memproyeksikan program makan bergizi gratis (MBG) memerlukan tambahan anggaran sebesar Rp 100 triliun.

Besaran anggaran itu diperkirakan sudah cukup untuk memenuhi sasaran program MBG sebanyak 82,9 juta penerima hingga akhir 2025.

Dadan mengungkapkan, Presiden merasa gelisah karena menerima laporan bahwa banyak anak belum bisa mendapatkan manfaat program MBG.

Sehingga Presiden Prabowo memikirkan percepatan pelaksanaan MBG sekaligus mencari cara untuk menambah anggarannya.

"Pak Presiden gelisah karena banyak anak yang belum mendapatkan (makan bergizi). Itu artinya beliau sedang memikirkan untuk mempercepat proses ini, sehingga di akhir 2025 82,9 juta itu (penerima) bisa segera mendapatkan manfaat itu. Artinya pasti beliau sedang memikirkan tambahan anggaran," ujar Dadan usai mengikuti rapat terbatas yang membahas MBG bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2025) sebagaimana dilansir siaran YouTube Kompas TV.

"Kalau dari hitungan Badan Gizi, kalau tambahan itu terjadi di September, sebetulnya Rp 100 triliun sudah cukup untuk memberi makan 82,9 juta (penerima manfaat)," katanya.

Dadan lantas menjelaskan, anggaran MBG yang sudah pasti untuk pembiayaan pada 2025 ini adalah sebesar Rp 71 triliun.

Anggaran itu digunakan untuk membiayai MBG yang disalurkan untuk 15 juta - 17,5 juta penerima manfaat pada tahun ini.

"Untuk sementara (anggaran) yang sudah fix itu 71 triliun. Ya itu kalau tidak ada penambahan, maka akan mencapai 15 sampai 17,5 juta penerima manfaat," ungkap Dadan.

"Tetapi seperti yang sudah saya jelaskan tadi, Pak Presiden sangat gelisah. Karena banyak anak yang lapor ke ibunya belum mendapatkan makan dari Pak Prabowo. Jadi beliau itu sangat ingin program ini segera dinikmati oleh seluruh penerima manfaat," lanjutnya.

Meski BGN sudah membuat perhitungan untuk perkiraan besaran tambahan anggaran MBG, tetapi menurut Dadan Presiden Prabowo Subianto kemungkinan akan menyampaikan hal itu secara langsung kepada publik.

Selain itu, nantinya juga akan ada perhitungan lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Terkait dengan penambahan, biar nanti Pak Presiden yang menyampaikan. Badan Gizi hanya menyampaikan, tadi (Presiden) bertanya kira-kira kurang lebih berapa triliun yang dibutuhkan kalau pemerintah menambah di bulan September? Maka kami sampaikan tambahan Rp 100 triliun cukup untuk memberikan makan kepada seluruh penerima manfaat 82,9 juta," papar Dadan.

"Otomatis ketika beliau (Presiden) punya keinginan untuk menggapai seluruh penerima manfaat, otomatis anggaran akan bertambah dan tadi Menteri Keuangan kelihatannya menyampaikan semua sangat tergantung kepada Presiden," tambahnya.

#prabowo #mbg #makan-bergizi-gratis

https://money.kompas.com/read/2025/01/20/132000226/evaluasi-program-makan-bergizi-gratis-prabowo--saya-jamin-dananya-ada-untuk