Jawa Tengah Siapkan Rp 67 Miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis

Jawa Tengah Siapkan Rp 67 Miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis

Provinsi Jawa Tengah alokasikan Rp67 miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis, dukung kesehatan anak-anak. Halaman all

(Kompas.com) 22/01/25 16:26 21147

SEMARANG, KOMPAS.com – Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp67 miliar untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, setiap kabupaten/kota di wilayah ini juga akan mencadangkan Rp 10 miliar untuk program tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan cadangan yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi.

"Rekomendasi Pak Mendagri di dalam APBD 2025, untuk menyediakan anggaran, rata-rata saya bilang kabupaten/kota itu Rp 10 miliar. Kalau di provinsi kita anggarkan Rp 67 miliar, masih cadangan, belum ada instruksi apapun karena di dalam edaran maupun surat keputusan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu ditanggung di PA-nya BGN," ungkap Harso saat dikonfirmasi pada Rabu (22/1/2025).

Meskipun demikian, Bappeda memastikan bahwa tidak ada anggaran yang dipangkas atau dirasionalisasi untuk Program MBG.

"Kalau di provinsi tidak ada (yang dipangkas untuk MBG), hanya memformulasikan kembali, tidak dipangkas. Tidak ada bahasa rasionalisasi, tidak ada," tegas Harso.

Dia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada arahan dari pusat terkait cadangan dana Rp 67 miliar tersebut.

Harso mengaku belum sempat bertemu dengan koordinator Program MBG.

"Tetapi pemerintah daerah paling tidak siap untuk penyiapan tempat, nanti kalau diperluas. Ini kan masih seperti prioritas pertama, belum semuanya. SMA Negeri, Swasta, pun belum semuanya ada. Misalnya Kota Semarang kan belum semuanya dapat. Sistemnya bergilir, kemarin mungkin waktu tanggal 6 kelas 1 SMA dulu, kemudian bertahap ke kelas 2, kelas 3. SD pun bertahap," jelasnya.

Menanggapi insiden keracunan di SDN Sukoharjo, Harso menyatakan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan oleh puskesmas.

"Kita disuruh, koordinator pun disuruh silent dulu, tidak ada statement apapun. Langsung otomatis sudah dikerjakan puskesmas, langsung ditangani, pemerintah daerah itu perlu menjamin bila ada hal yang tidak diinginkan seperti musibah (keracunan), itu kan bisa terjadi," imbuhnya.

Bappeda juga telah mengarahkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kanwil Kementerian Agama untuk membentuk tim khusus pendukung Program MBG guna mencegah kejadian serupa terulang.

"Paling tidak Dinkes juga menyiapkan sampai mengkoordinasikan hingga ke Puskesmas apabila ada hal-hal yang sifatnya urgen, seperti Puskesmas turun tangan jika ada yang keracunan. Nah kemarin kan terjadi di SDN Sukoharjo dan terjadi di mana-mana juga," pungkas Harso.

#jateng #jawa-tengah #mbg #program-makan-bergizi-gratis #harso-susilo

https://regional.kompas.com/read/2025/01/22/162623178/jawa-tengah-siapkan-rp-67-miliar-untuk-program-makan-bergizi-gratis