Istana: Penghematan Anggaran Diprioritaskan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Hasil penghematan anggaran 2025 akan diprioritaskan untuk memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis. Simak penjelasan lengkapnya. Halaman all
(Kompas.com) 24/01/25 12:27 21988
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mempertimbangkan hasil penghematan anggaran tahun 2025 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Nanti kita lihat, ya. Alhamdulillah (MBG) ini sudah berjalan, tapi Bapak Presiden merasa ingin bisa penerima manfaatnya lebih banyak dan lebih merata lagi," kata Prasetyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/1/2025).
Ia mengakui, perlu tambahan anggaran jika penerima manfaat MBG diperluas. Oleh sebab itu, hasil penghematan anggaran bisa dialokasikan MBG.
"Tentunya di situ ada konsekuensi mungkin membutuhkan penambahan biaya, sehingga dari hasil penghematan kemarin kita lakukan ada kemungkinan juga nanti akan diprioritaskan untuk program MBG," ujarnya.
Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengatur penghematan belanja untuk kegiatan seremonial, perjalanan dinas, dan aktivitas yang minim output.
Dana hasil efisiensi ini akan dialokasikan untuk kegiatan yang lebih produktif.
"Sekian puluh triliun kalau kita menghemat bisa dipakai untuk sesuatu yang lebih produktif. Kira-kira semangatnya itu, jadi enggak ada teman-teman Kementerian, Lembaga merasa dikurangi, karena ini semangatnya kita bersama-sama," jelas Prasetyo.
Efisiensi ini dilakukan tanpa mengurangi belanja pegawai atau bantuan sosial. Pemerintah berharap penghematan tersebut dapat mendukung program prioritas seperti MBG agar menjangkau lebih banyak masyarakat.
#prabowo #perjalanan-dinas #anggaran #makan-bergizi-gratis #penghematan-anggaran