Baru 72.000 Pelajar di Jateng Nikmati Makan Bergizi Gratis
Pada tahap pertama MBG dilakukan di 13 kabupaten/ kota. Sekolah yanv belum terima MBG diminta bersabar. Halaman all
(Kompas.com) 31/01/25 09:46 24454
SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 72.000 pelajar di tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat se-Jawa Tengah menjadi penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahap pertama.
Untuk tingkat SMA/SMK, sebanyak 18 sekolah di Jateng telah mengikuti program MBG dengan total 12.695 penerima manfaat.
Menanggapi program yang belum merata di semua sekolah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah, Uswatun Hasanah meminta siswa SMA/SMK yang belum mendapat jatah MBG untuk bersabar.
"Penerima manfaat 72.000 itu siswa. Yang menentukan itu dari Badan Gizi Nasinal (BGN). Kita kan menyimak statement Pak Presiden, minta maaf untuk Makan Bergizi Gratis belum bisa menyeluruh karena keterbatasan anggaran. Kalau sudah jadi penerima manfaat, Alhamdulillah. Yang belum menerima manfaat, sabar,” tutur Uswatun saat dikonfirmasi, Kamis (30/1/2025).
Pada tahap pertama MBG dilakukan di 13 kabupaten/ kota. Pelaksanaan tersebut didukung oleh 17 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
"Sampai saat ini tidak ada laporan terkait kendala, semuanya lancar dan senang-senang saja. Alhamdulilah bermanfaat dan ditunggu-tunggu,” beber dia.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah enggan merespon capaian, evaluasi, dan target MBG tahap pertama di Jateng karena masih menunggu pelaksanaan program berjalan hingga satu bulan.
"Tentang MBG, evaluasi setelah satu bulan ya," jawab Kepala Dinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar melalui pesan singkat.
Sementara Provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan Rp 67 miliar untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lalu setiap kabupaten/kota bakal mencadangkan Rp 10 miliar di Jawa Tengah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo menyebut dana itu merupakan cadangan yang disiapkan Pemprov.
“Rekomendasi Pak Mendagri di dalam APBD 2025, untuk menyediakan angggaran, rata-rata saya bilang kabupaten/kota itu Rp10 Miliar. Kalau di provinsi kita anggarkan Rp 67 miliar, masih cadangan, belum ada instruksi apapun karena di dalam edaran maupun surat keputusan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu ditanggung di PA-nya BGN,” ujar Harso.
Menurut Harso penerapan MBG akan dilakukan secara bertahap untuk dapat merata di seluruh satuan pendidikan.
"Sistemnya bergilir, kemarin mungkin waktu tanggal 6 kelas 1 SMA dulu, kemudian bertahap ke kelas 2, kelas 3. SD pun bertahap,” tutur dia.
#program-makan-bergizi-gratis #berita-jateng #makan-bergizi-gratis #makan-bergizi-gratis-jateng