Anggaran KPKP Dipangkas Jadi Rp 1,6 Triliun, Ara: Tak Boleh Cengeng

Anggaran KPKP Dipangkas Jadi Rp 1,6 Triliun, Ara: Tak Boleh Cengeng

'Dan saya pikir kita tidak boleh cengeng. Jadi, kita 3 juta itu artinya membangun rumah, dan merenovasi rumah masyarakat,' lanjutnya. Halaman all

(Kompas.com) 07/02/25 08:00 26969

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara mengaku optimistis Program 3 Juta Rumah tetap berjalan meskipun anggaran dipangkas 69,23 persen dari Rp 5,2 triliun menjadi sekitar Rp 1,6 triliun pada 2025.

"Saya optimis, saya tambah semangat. Saya dulu juga pengusaha seperti Pak Anin (Ketua Umum Kadin)," ungkap Ara usai memberikan sambutan pada acara Kantor Dagang dan Kamar Industri (Kadin), Jakarta, Kamis (6/2/2025).

"Dan saya pikir kita tidak boleh cengeng. Jadi, kita 3 juta itu artinya membangun rumah, dan merenovasi rumah masyarakat," lanjutnya.

Oleh karena itu, dia akan bekerja keras, cerdas, bersih, efisien, tidak korupsi, dan terus berdoa dalam menjalankan program ini.

Sebagaimana diketahui, pemangkasan ini menyusul Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Adapun sisa anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk program Dukungan Manajemen sebesar Rp 435,67 miliar.

Kemudian untuk program Perumahan dan Kawasan Permukiman sebesar Rp 1,177 triliun.

"Pembagian anggaran detailnya sudah ada. Kita bicarakan secara terbuka pemanfaatan anggarannya," tandas Ara dalam kesempatan terpisah, Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2025).

#apbd #maruarar-sirait #anggaran-dipangkas #apbn #program-3-juta-rumah #kementerian-perumahan-dan-kawasan-permukiman #kementerian-pkp

https://www.kompas.com/properti/read/2025/02/07/080000021/anggaran-kpkp-dipangkas-jadi-rp-1-6-triliun-ara--tak-boleh-cengeng