Soal MBG Basi dan Mentah, Kepala BGN Ungkap Masalah Utamanya

Soal MBG Basi dan Mentah, Kepala BGN Ungkap Masalah Utamanya

Kepala Badan Gizi Nasional akui makanan basi dalam program MBG akibat SPPG yang masih baru. Ombudsman temukan kasus terbaru di Surabaya. Halaman all

(Kompas.com) 27/02/25 11:08 34305


MAGELANG, KOMPAS.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, menilai bahwa temuan terkait makanan basi dan mentah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih dalam tahap penyesuaian.

"Kami melihat masalah muncul utamanya dari SPPG yang baru muncul," ungkapnya usai mengisi materi dalam retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025).

Menurut Dadan, butuh waktu bagi SPPG untuk dapat memproduksi makanan dalam jumlah besar dengan kualitas yang sesuai standar.

"Berdasarkan pengalaman, kami butuh 3 bulan," ujarnya.

Sebagai langkah perbaikan, Dadan menyarankan agar SPPG memulai produksi makanan secara bertahap, dimulai dari 100-150 porsi per hari, kemudian meningkat secara bertahap seiring waktu.

Selain itu, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, ia mewajibkan setiap SPPG memiliki media sosial resmi yang digunakan untuk mengunggah menu MBG yang disajikan setiap hari.

"Untuk program yang besar seperti ini, selain pengetahuan, butuh pembiasaan," tambahnya.

Ombudsman Temukan Makanan Basi dalam Program MBG

Sebelumnya, Ombudsman Perwakilan Jawa Timur menemukan makanan basi dalam program MBG di SMPN 13 Surabaya. Inspeksi mendadak dilakukan oleh tim Ombudsman pada Selasa (25/2/2025).

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Ahmad Azmi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mewawancarai siswa terkait kualitas makanan yang mereka terima.

"Kami bertanya kepada anak-anak, apakah pernah mengonsumsi makanan yang basi dari program MBG ini. Mereka menjawab pernah," ungkap Azmi.

Selain itu, beberapa murid juga melaporkan bahwa mereka menerima buah yang sudah basi dalam menu MBG yang dibagikan pada hari tersebut. Namun, Azmi menegaskan bahwa tidak semua siswa mengalami kejadian serupa.

"Tapi tidak seluruh buah yang dibagikan ke siswa. Beberapa siswa menerima makanan yang di dalamnya terdapat buah yang sudah basi, itu satu kelas sekitar 5 sampai 7 siswa," ujarnya.

Dengan adanya temuan ini, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat segera dievaluasi dan ditingkatkan agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga.


#makan-bergizi-gratis #badan-gizi-nasional #mbg #makan-bergizi-gratis-prabowo #mbg-basi

https://regional.kompas.com/read/2025/02/27/110825678/soal-mbg-basi-dan-mentah-kepala-bgn-ungkap-masalah-utamanya