Pemerintah Butuh Rp 25 Triliun Sebulan untuk Salurkan MBG ke 82,9 Juta Penerima

Pemerintah Butuh Rp 25 Triliun Sebulan untuk Salurkan MBG ke 82,9 Juta Penerima

BGN menargetkan 82,9 juta penerima manfaat pada 2025 dengan anggaran Rp 25 triliun per bulan. Simak rencana dan evaluasinya! Halaman all

(Kompas.com) 03/03/25 16:41 35450

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Gizi NasionalDadan Hindayana menyebutkan, pemerintah butuh anggaran Rp 25 triliun per bulan untuk membagikan makan bergizi gratis (MBG) ke 82,9 juta orang penerima.

“Jika cakupan penerima meningkat menjadi 82,9 juta orang, maka anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 25 triliun per bulan,” kata Dadan di Jakarta, Senin (3/3/2025).

“Tapi ini baru akan dimulai di September, Oktober, November, dan Desember 2025,” ujar dia melanjutkan.

Dadan mengatakan, saat ini pemerintah mematok anggaran untuk 3 juta penerima manfaat berada di kisaran Rp 1 triliun per bulan.

Namun, dengan rencana percepatan, anggaran tersebut akan meningkat drastis mulai September hingga Desember 2025.

Ia juga memastikan bahwa anggaran Rp 71 triliun sudah dialokasikan untuk program ini di tahun 2025, dan tambahan Rp 25 triliun per bulan akan diusulkan untuk memenuhi kebutuhan program.

Saat ini, sudah ada 726 Satuan Pengelola Pengelolaan Gizi (SPPG) yang melayani lebih dari 2 juta penerima manfaat.

Dalam dua minggu ke depan, setelah verifikasi tambahan terhadap 300 SPPG baru, jumlah penerima manfaat diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 3 juta orang di seluruh Indonesia.

“Sehingga 2 minggu lagi mungkin kita sudah akan melayani lebih dari 3 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia,” kata Dadan.

Ia menambahkan bahwa evaluasi dua bulan terakhir menunjukkan bahwa program MBG berjalan dengan baik.

“Secara umum, program ini berjalan lancar. Mitra yang sudah beroperasi lebih dari empat minggu sudah terbiasa menjalankan tugasnya dan hampir tidak ada kendala berarti,” kata Dadan.

Sebagai bagian dari sistem pengawasan, BGN kini menginstruksikan semua SPPG untuk membuat akun media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Setiap hari, mereka diminta mengunggah foto makanan yang dimasak agar masyarakat bisa ikut memantau kualitas dan keberlangsungan program.

“Kami meminta seluruh SPPG untuk mengunggah hasil masakan mereka setiap hari di media sosial. Ini bagian dari transparansi dan pengawasan bersama,” ujar Dadan.

#makan-bergizi-gratis #badan-gizi-nasional #anggaran-mbg #dadan-hindayana #mbg-butuh-25-triliun

https://nasional.kompas.com/read/2025/03/03/16412001/pemerintah-butuh-rp-25-triliun-sebulan-untuk-salurkan-mbg-ke-829-juta