VIDEO Penampakan Lobang Besar di Jalan Akibat Banjir di Perumahan Kemang Pratama

VIDEO Penampakan Lobang Besar di Jalan Akibat Banjir di Perumahan Kemang Pratama

Belasan kendaraan yang terparkir di jalan tampak terendam, sementara seluruh aktivitas perkantoran dan pertokoan di kawasan tersebut lumpuh. Halaman all?page=all

(
Warning: Undefined array key 0 in /home/u187879772/domains/ptagn.com/public_html/sub/gnews/index.php on line 372
) 04/03/25 20:48 36108

KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan Kota Bekasi, Jawa Barat, lumpuh akibat banjir yang melanda pada Selasa (4/3/2025). Setidaknya 20 titik terendam banjir, dengan delapan kecamatan terdampak paling parah.

Salah satu kawasan terdampak banjir adalah Perumahan Kemang Pratama di Kecamatan Rawalumbu. Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir sudah menggenangi akses utama perumahan di Jalan Kemang Pratama Raya dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 70 cm.

Banjir menyebabkan akses jalan utama menuju perumahan yang menghubungkan Rawalumbu dengan Pekayon terputus.

Belasan kendaraan yang terparkir di jalan tampak terendam, sementara seluruh aktivitas perkantoran dan pertokoan di kawasan tersebut lumpuh.

Perumahan Kemang Pratama diketahui merupakan kediaman Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Letaknya yang berada dekat bantaran Kali Bekasi membuat kawasan elite ini terkena dampak limpasan air dari sungai.

TribunJakarta.com berusaha menghubungi Tri Adhianto, namun hingga saat ini belum mendapatkan respons. Diketahui, Tri telah turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi banjir, salah satunya di Bendung Bekasi.

Selain Tri Adhianto, Perumahan Kemang Pratama juga menjadi tempat tinggal beberapa tokoh terkenal, seperti eks Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan komedian Eko Patrio.

Wali Kota Bekasi: Hari Ini Kota Bekasi Lumpuh

Dalam rapat koordinasi darurat bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Menko PMK Pratikno yang digelar secara daring, Tri Adhianto menegaskan bahwa banjir telah melumpuhkan Kota Bekasi.

"Dari 12 kecamatan di Kota Bekasi, delapan kecamatan terdampak. Dan hari ini Kota Bekasi lumpuh," ujar Tri dalam rapat tersebut, Selasa (4/3/2025).

Tri menjelaskan, banjir kali ini menyebabkan permukiman, kantor pemerintahan, serta jalan utama tergenang air.

"Sampai di jalan utama, termasuk kantor pemerintahan, air sudah mulai masuk. Limpasannya sungguh luar biasa," katanya.

Lebih lanjut, Tri menyebut daerah terdampak terparah berada di sepanjang aliran Sungai Bekasi, terutama di antara pertemuan Kali Cikeas dan Kali Cileungsi.

Ketinggian air pada banjir tahun ini bahkan melebihi kejadian pada 2016 dan 2020, dengan beberapa titik mencapai delapan meter.

Penyebab Banjir: Hujan Deras dan Limpasan Sungai

Banjir yang melanda Kota Bekasi disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak Senin (3/3/2025) malam hingga Selasa (4/3/2025) dini hari. Selain itu, luapan air dari Kali Cikeas dan Kali Bekasi memperburuk kondisi dengan merendam permukiman hingga ketinggian lebih dari dua meter.

Pemkot Bekasi telah memperingatkan warga sejak Senin malam untuk segera melakukan evakuasi, namun dampak banjir tetap besar.

#banjir-bekasi #bekasi #banjir-bekasi-hari-ini #banjir-bekasi-2025-terbaru #bekasi-banjir-hari-ini #banjir-bekasi-2025

https://wartakota.tribunnews.com/2025/03/04/video-penampakan-lobang-besar-di-jalan-akibat-banjir-di-perumahan-kemang-pratama