Didukung AS dan China, Pemerintah Sebut Program Makan Gratis Tak Bergantung ke Luar Negeri Halaman all
Dadan mengatakan, kemampuan Indonesia dalam menyediakan makan bergizi gratis harus dilakukan dalam rangka kemandirian bangsa Halaman all
(Kompas.com) 03/12/24 05:37 5156
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi NasionalDadan Hindayana menegaskan pemerintah tidak akan bergantung pada pihak manapun, termasuk luar negeri, terkait program makan bergizi gratis.
Dadan mengatakan, kemampuan Indonesia dalam menyediakan makan bergizi gratis harus dilakukan dalam rangka kemandirian bangsa.
"Kita mandiri kan, kita melakukan program makan bergizi itu inisiatif pemerintah, dan kita akan lakukan mandiri. Kita tidak tergantung dengan luar negeri dan tidak bergantung pada pihak manapun. Paham kan? Ini untuk kemandirian bangsa loh," ujar Dadan di Istana, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2024).
Hal ini disampaikan Dadan merespons pertanyaan mengenai komitmen pemerintah dengan negara asing terkait bantuan untuk program makan bergizi gratis RI.
Diketahui, dalam lawatan Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini, China, Inggris, hingga Amerika Serikat (AS) menyatakan akan mendukung program makan bergizi gratis.
Dadan memastikan, negara seperti China dan Inggris belum memberikan bantuan apapun untuk makan bergizi gratis di RI.
Dadan kembali mengingatkan bahwa Indonesia mengutamakan kemandirian bangsa.
"Enggak ada. Pinjaman pasti tidak akan mungkin. Enggak akan mungkin diambil karena kita ingin kemandirian bangsa," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menyatakan dukungannya terhadap program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden Biden juga menyatakan dukungannya terhadap program nasional Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi dan sehat bagi anak sekolah dan ibu hamil," demikian tertulis dalam keterangan Gedung Putih, Rabu (13/11/2024).
Pemerintahan China juga sepakat untuk mendukung pendanaan program makan bergizi gratis saat Prabowo berkunjung ke negara mereka.
Kedua negara dalam hal ini menyepakati pendanaan "Food Supplementaion and School Feeding Programme in Indonesia".
Kesepakatan itu dibacakan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Tiongkok yang disaksikan langsung oleh Prabowo dan Xi Jinping.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Tiongkok yang akan mendukung program Indonesia ini telah lebih dulu melaksanakan program tersebut untuk rakyat mereka.
"Ya mereka (pemerintah Tiongkok) akan men-support karena mereka juga sudah melaksanakan makan bergizi di sini," kata Airlangga di Beijing, Minggu (10/11/2024).
#program-makan-bergizi-gratis #badan-gizi-nasional #dadan-hindayana