3.000 Siswa Bogor Tak Dapat MBG Usai SPPG Bina Insani Ditutup Imbas Keracunan Massal

3.000 Siswa Bogor Tak Dapat MBG Usai SPPG Bina Insani Ditutup Imbas Keracunan Massal

Sebanyak 3.000 siswa di Kota Bogor, Jawa Barat, terpaksa tak mendapat MBG selama beberapa waktu ke depan. Halaman all

(Kompas.com) 16/05/25 17:18 53566

BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 3.000 siswa di Kota Bogor, Jawa Barat, terpaksa tak mendapat makan bergizi gratis (MBG) selama beberapa waktu ke depan.

Hal ini menyusul penonaktifan sementara dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bosowa Bina Insani Bogor usai ditemukannya menu MBG mengandung kandungan bakteri yang menyebabkan ratusan siswa keracunan.

"Karena produksinya kan berhenti, jadi sementara waktu distribusinya berhenti juga. SPPG ini kan meng-cover sekolah-sekolah yang radiusnya dua kilometer dari sini," kata Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani, Asrul Hidayat, saat ditemui di SPPG Bosowa Bina Insani, Jumat (16/5/2025).

Asrul menyampaikan, sebelumnya, dalam sehari SPPG Bosowa Bina Insani menyediakan 3.000 porsi menu MBG untuk 13 sekolah di Kota Bogor.

Sejak beroperasi pada Januari 2025, dapur tersebut disebut sudah melayani sekitar 200.000 porsi paket menu MBG.

Oleh karenanya, Asrul berharap SPPG Bosowa Bina Insani bisa segera beroperasi kembali setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar kualitas layanan.

"Intinya, kami siap kapan saja untuk beroperasi kembali. Tapi kan BGN (Badan Gizi Nasional) yang memutuskan kapannya," sebutnya.

Asrul mengaku telah melakukan perbaikan kualitas layanan dapur SPPG usai 223 siswa di Kota Bogor mengalami keracunan MBG.

Ia memastikan akan mengganti seluruh pemasok bahan makanan di SPPG tersebut sebab ditemukan adanya indikasi masalah pada bahan baku yang diolah tim dapur.

"Jadi tidak menutup kemungkinan kami akan mengganti seluruh pemasok bahan makanan. Kami pastikan pemasok sudah terverifikasi dan memiliki sertifikasi keamanan pangan," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktikan dapur MBG di SPPG Sekolah Bosowa Bina Insani Kota Bogor.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, penonaktifan ini dilakukan pasca-ratusan siswa keracunan usai menyantap menu MBG yang diproduksi di dapur tersebut.

“Sementara non aktif untuk evaluasi mendasar,” kata Dadan dilansir dari TribunnewsBogor.com, Rabu (14/5/2025).

Buntut dari penonaktifan dapur MBG Bosowa Bina Insani, 13 sekolah di Kota Bogor tidak akan mendapatkan MBG untuk sementara waktu.

Dadan menambahkan, penonaktifan ini akan berlangsung sampai seluruh perbaikan, termasuk standar operasional prosedur (SOP) selesai dilakukan dapur tersebut.

#makan-bergizi-gratis #mbg #dapur-mbg #makan-bergizi-gratis-prabowo #siswa-keracunan-mbg #keracunan-mbg-bogor #mbg-bosowa-bina-insani

https://megapolitan.kompas.com/read/2025/05/16/17184741/3000-siswa-bogor-tak-dapat-mbg-usai-sppg-bina-insani-ditutup-imbas