Saat 3.000 Siswa Bogor Kehilangan Makan Bergizi Imbas Kasus Keracunan

Saat 3.000 Siswa Bogor Kehilangan Makan Bergizi Imbas Kasus Keracunan

Dapur dihentikan, 3.000 siswa di Bogor kehilangan jatah makan bergizi gratis usai ratusan siswa keracunan menu dari program MBG. Halaman all

(Kompas.com) 16/05/25 19:57 53637

BOGOR, KOMPAS.com – Sebanyak 3.000 siswa di Kota Bogor terpaksa kehilangan akses makan bergizi gratis (MBG) usai dapur penyedia menu MBG, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bosowa Bina Insani, dihentikan sementara.

Langkah itu diambil menyusul kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa akibat menu MBG yang terkontaminasi bakteri.

“Karena produksinya kan berhenti, jadi sementara waktu distribusinya berhenti juga. SPPG ini kan meng-cover sekolah-sekolah yang radiusnya dua kilometer dari sini,” ujar Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani, Asrul Hidayat, saat ditemui di dapur SPPG Bosowa Bina Insani, Jumat (16/5/2025).

Dapur SPPG Bosowa sebelumnya memasok 3.000 porsi menu MBG setiap hari ke 13 sekolah di Kota Bogor.

Sejak mulai beroperasi pada Januari 2025, total sudah 200.000 porsi telah didistribusikan ke para siswa.

Asrul berharap dapur bisa kembali beroperasi setelah proses evaluasi selesai.

Ia menyebut pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan, termasuk mengevaluasi seluruh rantai pasokan bahan baku.

“Intinya, kami siap kapan saja untuk beroperasi kembali. Tapi kan BGN (Badan Gizi Nasional) yang memutuskan kapannya,” ucapnya.

Setelah insiden keracunan yang menimpa 223 siswa, dapur MBG di SPPG Bosowa dinonaktifkan oleh BGN.

Asrul mengaku pihaknya telah menindaklanjuti masalah tersebut dengan serius dan akan mengganti semua pemasok bahan makanan yang bermasalah.

“Jadi tidak menutup kemungkinan kami akan mengganti seluruh pemasok bahan makanan. Kami pastikan pemasok sudah terverifikasi dan memiliki sertifikasi keamanan pangan,” tegas Asrul.

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana sebelumnya menjelaskan, penonaktifan sementara ini dilakukan untuk evaluasi menyeluruh terhadap dapur penyedia MBG.

“Sementara non aktif untuk evaluasi mendasar,” kata Dadan, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Rabu (14/5/2025).

Akibat penonaktifan tersebut, sebanyak 13 sekolah di Kota Bogor kini tidak mendapatkan pasokan makan bergizi gratis untuk sementara waktu.

Penyaluran MBG baru akan dilanjutkan setelah seluruh standar operasional prosedur (SOP) dan perbaikan lainnya terpenuhi.

(Reporter: Ramdhan Triyadi Bempah | Editor: Fitria Chusna Farisa)

#keracunan-massal #makan-bergizi-gratis #dapur-sekolah-dihentikan #siswa-kehilangan-mbg

https://megapolitan.kompas.com/read/2025/05/16/19573431/saat-3000-siswa-bogor-kehilangan-makan-bergizi-imbas-kasus-keracunan