Dekan Fakultas Vokasi UNY: Makan Bergizi Gratis Rp 10.000, Pemerintah Harus Rasional

Dekan Fakultas Vokasi UNY: Makan Bergizi Gratis Rp 10.000, Pemerintah Harus Rasional

Dekan UNY, Prof. Komarudin, menyoroti tantangan anggaran Rp 10.000 untuk makanan bergizi gratis. Pemerintah diminta rasional. Halaman all

(Kompas.com) 12/12/24 16:44 8120

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dekan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Komarudin, menekankan pentingnya rasionalitas dalam anggaran makan siang gratis yang direncanakan.

Menurutnya, dengan anggaran sebesar Rp 10.000, saat ini cukup sulit untuk mewujudkan program tersebut.


Komarudin menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kemampuan dapur UNY di Gunungkidul untuk memasak dalam program ini, termasuk harga yang dapat ditetapkan.

"Mampu tidak, tergantung berapa porsi ya. Kita belum dapat kepastian berapa porsi yang harus disiapkan. Termasuk harga yang ditetapkan. Kalau Rp 10.000 mau gizi seperti apa yang diharapkan dari Rp 10.000 untuk saat ini," ujarnya saat ditemui di sela uji coba makan siang bergizi gratis oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di SD Negeri Nglindur, Girisubo, pada Kamis (12/12/2024).

Ia juga menyoroti kenaikan harga bahan makanan yang terjadi saat ini.

"Kita tahu harga semua naik. Pemerintah harusnya rasional kalau pengen makanan bergizi ya seharusnya tidak Rp10.000," tegasnya.

Dari informasi yang diperoleh, menu yang disajikan dalam uji coba di SDN Nglindur diperkirakan memiliki harga sekitar Rp 28.000 hingga Rp 30.000, dengan nilai gizi sekitar 846 kilokalori, yang ideal untuk sekali makan anak.

Idealnya, anak memerlukan asupan sekitar 1.800 kilokalori per hari.

Menu uji coba tersebut terdiri dari nasi putih, ikan cakalang sarden, tahu goreng, cap cay sayur, sambal Gunungkidul, dan pisang mas.

Rincian nilai gizi makanan tersebut menunjukkan kalori sebesar 846,7 gram, lemak 15,2 gram, karbohidrat 148,6 gram, dan protein 29,8 gram.

Ikan cakalang sarden sendiri memiliki nilai gizi kalori 131,3 kkal, lemak 3 gram, karbohidrat 6,4 gram, dan protein 18,8 gram.

Komarudin menambahkan bahwa untuk mendapatkan makanan bergizi, minimal anggaran yang diperlukan adalah Rp 20.000.

"Kita tahu Rp 10.000 itu sekarang bisa dapat apa, apalagi bergizi. Ini kita perlu pikirkan bersama. Uji coba ini kita uji coba yang ideal dulu, perkara nanti realisasinya seperti apa kita lihat di lapangan," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa realisasi program dengan anggaran Rp 10.000 akan cukup sulit, kecuali pemerintah bersedia menurunkan harga bahan pangan.

"Cukup sulit (kalau Rp 10.000) kecuali pemerintah mau menurunkan harga (bahan pangan)," tambahnya.

Sementara itu, Ketua HNSI DPD DIY, KPH Wironegoro menyatakan bahwa uji coba makan siang bergizi gratis ini menggunakan ikan dari produksi lokal Gunungkidul.

"Kami menginisiasi uji coba makan siang bergizi gratis yang sudah akan menjadi program nasional dimulai tanggal 2 Januari 2025. Karena sudah dekatnya waktu, kami berusaha semaksimal mungkin bekerjasama dengan UNY Fakultas Vokasi sehingga menyiapkan uji coba ini," ungkapnya saat ditemui di SD Negeri Nglindur.

#gizi-anak #makan-siang-gratis #uny #anggaran-rp10-000

https://yogyakarta.kompas.com/read/2024/12/12/164410478/dekan-fakultas-vokasi-uny-makan-bergizi-gratis-rp-10000-pemerintah-harus