Ungkap Manfaat Makan Bergizi, Cak Imin: Kalau Enggak Minum Susu Belum Tentu Jadi Menteri 2 Kali
Cak Imin menceritakan perjuangannya mendapatkan asupan bergizi saat masih menjadi santri. Halaman all
(Kompas.com) 21/12/24 13:59 11235
JOMBANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto bagi pertumbuhan anak-anak Indonesia.
Hal itu disampaikan Cak Imin saat menghadiri uji coba program MBG untuk santri Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jombang, Jumat (20/12/2024).
“Makan bergizi gratis ini penting. Siswa dan santri masih butuh kecerdasan otak dan kesehatan fisik, sehingga harus bergizi,” kata Cak Imin.
Dalam acara tersebut, Cak Imin menceritakan perjuangannya mendapatkan asupan bergizi saat masih menjadi santri.
Ia mengaku harus mengayuh sepeda ontel sejauh tujuh kilometer demi membeli susu yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhannya.
“Saya dulu dari Tsanawiyah Aliyah di sini, meskipun mangan (makan) pas-pasan, tapi minimal minum susu,” ungkapnya.
“Dulu minum susu harus naik sepeda ontel dari sini tujuh kilometer baru dapat susu, karena di kampung sini enggak ada yang jualan susu,” lanjutnya.
Cak Imin menekankan bahwa minum susu sangat penting untuk mendukung kecerdasan otak. Menurut dia, kebiasaan itu turut membantunya mencapai kesuksesan sebagai pejabat publik dan memimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selama 25 tahun.
“Untung minum susu, kalau enggak minum susu belum tentu jadi menteri dua kali. Minimal cerdas dikit-dikit lah. Kenapa saya berani ngomong cerdas? (Saya) jadi ketua umum sudah 25 tahun,” ujar Cak Imin.
Program MBG sendiri diharapkan dapat menjadi solusi untuk mendukung pertumbuhan generasi muda Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren dan sekolah-sekolah.