342 Siswa SMPN 35 Bandung Keracunan MBG, Walkot Farhan Bakal Lakukan Ini

342 Siswa SMPN 35 Bandung Keracunan MBG, Walkot Farhan Bakal Lakukan Ini

Wali Kota Bandung prihatin atas keracunan ratusan siswa SMPN 35 akibat makanan bergizi. Pengawasan akan diperketat! Halaman all

(Kompas.com) 02/05/25 08:12 49389

BANDUNG, KOMPAS.com -Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku sangat prihatin terkait kasus dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa SMP Negeri 35 Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (29/4/2025).

Berkaca dari peristiwa tersebut, Farhan menyatakan bahwa kejadian ini merupakan peringatan agar pengawasan terhadap pelaksanaan MBG dari hulu hingga hilir diperketat.

“Ada 30 kelas pelajar SMPN 35 Bandung keracunan. Saya langsung koordinasi dengan semua pihak dan mengecek kondisi pelajar,” ujar Farhan dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (1/5/2025) malam.

“Saya lega karena para korban sudah pada pulih dan tidak ada yang dirawat inap,” ujarnya.

Meski Pemkot Bandung tidak memiliki kewenangan untuk mengganti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung akan berkomitmen untuk memperkuat fungsi pengawasan agar peristiwa tersebut tidak terulang di sekolah lainnya.

Menurut Farhan, insiden ini menjadi pelajaran penting untuk semua pihak, terutama dalam aspek pengawasan bahan makanan, kebersihan, dan operasional MBG.

“Walau tidak punya kewenangan menindak, tapi Pemkot Bandung akan mengawasi lebih ketat karena yang mengonsumsi makanan adalah warga Kota Bandung, karena merupakan tugas Pemkot melindungi anak-anak pelajar,” katanya.

Farhan juga menyebutkan, meski SMP Negeri 35 terdampak, SMA Negeri 19 Bandung yang mendapatkan menu serupa selamat dari keracunan karena sudah terlebih dahulu ketahuan jika makanan yang akan dibagikan sudah basi dan mengeluarkan bau tidak enak.

“Ini juga jadi pelajaran penting, anak-anak perlu diajari untuk tidak mengonsumsi makanan jika mencium bau tidak sedap,” katanya.

Ia telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) untuk memperkuat pengawasan distribusi makanan MBG.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Dani Nurahman, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan koordinasi lintas instansi sejak awal pelaksanaan MBG, termasuk dengan Dinkes, SPPG, dan pihak sekolah.

“Jika terjadi masalah, kami langsung berkoordinasi dengan SPPG, Dinkes, dan pihak sekolah,” kata Dani dalam keterangan resmi Disdik.

Menurut laporan awal, lanjut Dani, seorang guru yang merupakan wali kelas 8A di SMP Negeri 35 Bandung mengalami sakit perut dan diare setelah mencicipi makanan MBG.

Keluhan serupa kemudian dilaporkan oleh ratusan siswa keesokan harinya.

Data sementara mencatat 342 siswa dari 20 kelas mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, menyebut bahwa makanan berasal dari salah satu dapur mitra MBG yang juga melayani SDN 024 Coblong, SDN 189 Neglasari, dan SMAN 19 Bandung.

“Waktu konsumsi di tiap sekolah berbeda. Yang paling terdampak SMPN 35. Makanan sudah berbau meski tidak menyengat. Dugaan awal ada kontaminasi,” jelas Anhar.

Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan untuk diuji di Labkesda Jawa Barat dan memeriksa dapur penyedia makanan.

Tiga Puskesmas, yakni Dago, Sekeloa, dan Puter, turut menangani siswa terdampak. Namun, tidak ada yang sampai dirawat inap.

“Kami terus memantau kondisi para siswa. Harapannya, saat sekolah masuk kembali, semuanya sudah pulih,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Disdik dan Dinkes akan memperkuat pengawasan, memberikan pelatihan ulang bagi penjamah makanan, serta membina dapur penyedia MBG.

Pemkot Bandung juga mengimbau orangtua untuk segera melaporkan jika anak mengalami gejala serupa agar penanganan bisa cepat dilakukan.

#wali-kota-bandung #pengawasan-makanan #keracunan-makanan #smp-negeri-35-bandung

https://bandung.kompas.com/read/2025/05/02/081229378/342-siswa-smpn-35-bandung-keracunan-mbg-walkot-farhan-bakal-lakukan-ini