Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan anggaran untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke rekening mitra, sehingga pada Februari, tidak perlu lagi menggunakan mekanisme reimburse.
“Kami sedang mengusahakan mulai Februari, bukan lagi reimburse, tetapi uang negara ada di rekening mitra,” ucap Dadan ketika dijumpai di sela-sela acara Rampinas PIRA di Jakarta, Sabtu.
Dadan menyampaikan bahwa anggaran untuk Badan Gizi Nasional baru dibuka blokirnya pada 6 Januari 2025 lalu, sedangkan program MBG sudah diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Oleh karena itu, pada dua pekan pertama pelaksanaan program MBG, penyedia makanan harus mengeluarkan dana pribadi terlebih dahulu sebelum mendapatkan penggantian (reimburse) dari pemerintah.
“Dan kami sudah melakukan proses reimburse-nya,” ucap Dadan.
Program MBG saat ini telah dilakukan di 31 provinsi di Indonesia dengan total 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi memenuhi pembuatan makanan untuk MBG.
Pada periode pertama, yaitu Januari–April 2025, ditargetkan ada 3 juta penerima manfaat dari program MBG, lalu pada tahapan selanjutnya April–Agustus 2025 ditargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 6 juta penerima manfaat.
Tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun diusulkan untuk mempercepat pemenuhan target penerima manfaat yang berjumlah 82,9 juta.
Target tersebut semula dijadwalkan terpenuhi pada akhir tahun 2025, namun diminta oleh Prabowo untuk dipercepat menjadi September 2025.
“Karena Pak Presiden ingin melakukan percepatan-percepatan, maka dibutuhkan tambahan biaya. Pak Presiden bertanya kepada kami, berapa kalau September mulai dilaksanakan untuk 82,9 juta? Kami sampaikan tambahan Rp100 triliun,” ucap Dadan.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan anggaran untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke rekening mitra, sehingga pada Februari, tidak perlu lagi menggunakan mekanisme reimburse.
“Kami sedang mengusahakan mulai Februari, bukan lagi reimburse, tetapi uang negara ada di rekening mitra,” ucap Dadan ketika dijumpai di sela-sela acara Rampinas PIRA di Jakarta, Sabtu.
Dadan menyampaikan bahwa anggaran untuk Badan Gizi Nasional baru dibuka blokirnya pada 6 Januari 2025 lalu, sedangkan program MBG sudah diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Oleh karena itu, pada dua pekan pertama pelaksanaan program MBG, penyedia makanan harus mengeluarkan dana pribadi terlebih dahulu sebelum mendapatkan penggantian (reimburse) dari pemerintah.
“Dan kami sudah melakukan proses reimburse-nya,” ucap Dadan.
Program MBG saat ini telah dilakukan di 31 provinsi di Indonesia dengan total 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi memenuhi pembuatan makanan untuk MBG.
Pada periode pertama, yaitu Januari–April 2025, ditargetkan ada 3 juta penerima manfaat dari program MBG, lalu pada tahapan selanjutnya April–Agustus 2025 ditargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 6 juta penerima manfaat.
Tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun diusulkan untuk mempercepat pemenuhan target penerima manfaat yang berjumlah 82,9 juta.
Target tersebut semula dijadwalkan terpenuhi pada akhir tahun 2025, namun diminta oleh Prabowo untuk dipercepat menjadi September 2025.
“Karena Pak Presiden ingin melakukan percepatan-percepatan, maka dibutuhkan tambahan biaya. Pak Presiden bertanya kepada kami, berapa kalau September mulai dilaksanakan untuk 82,9 juta? Kami sampaikan tambahan Rp100 triliun,” ucap Dadan.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan anggaran untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke rekening mitra, sehingga pada Februari, tidak perlu lagi menggunakan mekanisme reimburse.
“Kami sedang mengusahakan mulai Februari, bukan lagi reimburse, tetapi uang negara ada di rekening mitra,” ucap Dadan ketika dijumpai di sela-sela acara Rampinas PIRA di Jakarta, Sabtu.
Dadan menyampaikan bahwa anggaran untuk Badan Gizi Nasional baru dibuka blokirnya pada 6 Januari 2025 lalu, sedangkan program MBG sudah diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Oleh karena itu, pada dua pekan pertama pelaksanaan program MBG, penyedia makanan harus mengeluarkan dana pribadi terlebih dahulu sebelum mendapatkan penggantian (reimburse) dari pemerintah.
“Dan kami sudah melakukan proses reimburse-nya,” ucap Dadan.
Program MBG saat ini telah dilakukan di 31 provinsi di Indonesia dengan total 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi memenuhi pembuatan makanan untuk MBG.
Pada periode pertama, yaitu Januari–April 2025, ditargetkan ada 3 juta penerima manfaat dari program MBG, lalu pada tahapan selanjutnya April–Agustus 2025 ditargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 6 juta penerima manfaat.
Tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun diusulkan untuk mempercepat pemenuhan target penerima manfaat yang berjumlah 82,9 juta.
Target tersebut semula dijadwalkan terpenuhi pada akhir tahun 2025, namun diminta oleh Prabowo untuk dipercepat menjadi September 2025.
“Karena Pak Presiden ingin melakukan percepatan-percepatan, maka dibutuhkan tambahan biaya. Pak Presiden bertanya kepada kami, berapa kalau September mulai dilaksanakan untuk 82,9 juta? Kami sampaikan tambahan Rp100 triliun,” ucap Dadan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan anggaran untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke rekening mitra, ... [261] url asal
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan anggaran untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke rekening mitra, sehingga pada Februari, tidak perlu lagi menggunakan mekanisme reimburse.
“Kami sedang mengusahakan mulai Februari, bukan lagi reimburse, tetapi uang negara ada di rekening mitra,” ucap Dadan ketika dijumpai di sela-sela acara Rampinas PIRA di Jakarta, Sabtu.
Dadan menyampaikan bahwa anggaran untuk Badan Gizi Nasional baru dibuka blokirnya pada 6 Januari 2025 lalu, sedangkan program MBG sudah diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Oleh karena itu, pada dua pekan pertama pelaksanaan program MBG, penyedia makanan harus mengeluarkan dana pribadi terlebih dahulu sebelum mendapatkan penggantian (reimburse) dari pemerintah.
“Dan kami sudah melakukan proses reimburse-nya,” ucap Dadan.
Program MBG saat ini telah dilakukan di 31 provinsi di Indonesia dengan total 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi memenuhi pembuatan makanan untuk MBG.
Pada periode pertama, yaitu Januari–April 2025, ditargetkan ada 3 juta penerima manfaat dari program MBG, lalu pada tahapan selanjutnya April–Agustus 2025 ditargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 6 juta penerima manfaat.
Tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun diusulkan untuk mempercepat pemenuhan target penerima manfaat yang berjumlah 82,9 juta.
Target tersebut semula dijadwalkan terpenuhi pada akhir tahun 2025, namun diminta oleh Prabowo untuk dipercepat menjadi September 2025.
“Karena Pak Presiden ingin melakukan percepatan-percepatan, maka dibutuhkan tambahan biaya. Pak Presiden bertanya kepada kami, berapa kalau September mulai dilaksanakan untuk 82,9 juta? Kami sampaikan tambahan Rp100 triliun,” ucap Dadan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkap anak-anak ingin membawa pulang Makan Bergizi Gratis untuk keluarga. Program ini dorong kesadaran gizi seimbang. [407] url asal
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan banyak anak ingin membawa pulang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk keluarganya. Hal ini karena mereka merasa keluarganya belum pernah melihat makanan dengan gizi seimbang.
Hal tersebut disampaikan Dadan dalam acara Rapimnas PIRA di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (25/1/2025). Menurutnya, program MBG menginspirasi banyak anak untuk berbagi makanan bergizi dengan keluarganya.
"Itu banyak anak yang betul-betul terpanggil dengan apa yang disajikan. Bahkan, ketika makan, ingat ibunya, ingat adiknya, sehingga tidak sedikit yang mau dibawa pulang. Karena ingat ibu-bapaknya di rumah tidak melihat makan yang dengan gizi seimbang," kata Dadan, dilansir dari detikNews.
Dadan menjelaskan, mayoritas anak di Indonesia tidak pernah melihat makanan dengan gizi seimbang. Fakta ini terungkap dari uji coba program MBG yang dilakukan selama 12 bulan.
"Bapak Presiden selalu mengatakan makan bergizi ini adalah langkah strategis. Kenapa? Karena 60 persen anak di wilayah percobaan, yang kami kan sudah melakukan uji coba selama 12 bulan, itu 60 persen tidak pernah melihat menu dengan gizi seimbang," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dalam sambutannya mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program MBG. Namun, ia memastikan pemerintah akan terus menyempurnakannya.
"Kita semua mencatat. Ada yang pengirimannya terlambat, ada yang pengirimannya tidak sesuai, ada yang pakai susu, ada yang belum pakai susu, ada yang tidak pakai ayam, ada yang tidak pakai sayur, semuanya catatan itu kita catat," tuturnya.
"Itu bagian dari upaya terus melakukan penyempurnaan-penyempurnaan. Dan pemerintah akan melakukan penyempurnaan itu pada masa-masa yang akan datang," imbuh Muzani.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua akan melibatkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) orang asli Papua untuk menyediakan pangan lokal menu makan ... [321] url asal
Pelaku UMKM di Biak Numfor dapat memanfaatkan potensi usahanya mendukung program makan bergizi gratis di Biak Numfor
Biak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua akan melibatkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) orang asli Papua untuk menyediakan pangan lokal menu makan bergizi gratis (MBG) untuk anak-anak setempat.
"Pelaku UMKM di Biak Numfor dapat memanfaatkan potensi usahanya mendukung program makan bergizi gratis di Biak Numfor," ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Biak Numfor ZL Mailoa di Biak, Sabtu.
Ia menyebut ada 43 ribu siswa sekolah berbagai satuan pendidikan menjadi sasaran pemberian makan bergizi gratis pada 2025.
"Program makan bergizi gratis merupakan kebijakan strategis Astacita dari Presiden Prabowo Subianto sehingga semua jajaran Pemkab Biak Numfor sudah menyiapkan anggaran untuk mendukungnya," katanya.
Diakuinya, untuk menyukseskan program makan bergizi gratis pihak Pemkab Biak Numfor akan berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), satuan TNI/Polri serta pemangku kepentingan lainnya.
"Hal ini kami lakukan untuk menyukseskan pelaksanaan program MBG untuk anak-anak pada 2025 guna mewujudkan generasi emas Papua 2045," katanya.
Sekda Mailoa mengajak jajaran Pemkab Biak Numfor berkomitmen memberikan perhatian program makan bergizi guna mengatasi masalah gizi dalam menciptakan generasi penerus yang kuat dan sehat dan cerdas.
Ia mengaku, program MBG memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Sekda Mailoa mengajak semua elemen masyarakat Biak Numfor untuk mendukung pemerintah daerah menyukseskan program makan bergizi gratis untuk siswa sekolah. merupakan kebijakan pemerintah untuk menyiapkan generasi emas Biak 2045.
"Jajaran Pemkab Biak Numfor sudah siap melaksanakan program makan gratis untuk anak-anak," katanya
Pelaku usaha produksi perikanan Sandra Yawan mengatakan, kelompok usaha kelola hasil perikanan Ayundi siap menyuplai kebutuhan pangan lokal program MGB 2025.
"Hasil produk perikanan kelompok usaha Ayundi bisa dijadikan menu pangan lokal makan bergizi gratis bagi anak sekolah di Biak Numfor," ujarnya.
Sejak Bapak Presiden Prabowo menggelorakan program Asta Cita yang salah satunya membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk pemerataan dan pertumbuhan ... [949] url asal
Pangkalpinang (ANTARA) - Sejak Bapak Presiden Prabowo menggelorakan program Asta Cita yang salah satunya membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk pemerataan dan pertumbuhan ekonomi serta pengentasan kemiskinan, berbagai upaya yang dilakukan baik oleh pemerintah pusat (Kementerian dan Lembaga) maupun pemerintah daerah untuk menjalankan program tersebut.
Dari konteks pemahaman Asta Cita keenam ini, Desa bukan lagi dipandang hanya sebagai lokus dan fokus, tetapi diharapkan menjadi subyek atas pembangunan itu sendiri.
Desa sebagai ruang kehidupan dan penghidupan, maka masyarakat dipandang sebagai aktor utama dalam menggerakkan pembangunan. Karena itu kualitas SDM masyarakat desa harus menjadi perhatian utama, baik skill, kompetensi, ataupun investasi generasi di masa yang akan datang menyambut bonus demografi pada Indonesia emas tahun 2045.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dibentuknya Badan Gizi Nasional yang secara teknis akan mengawal dan mengoperasionalkan program unggulan makan siang bergizi gratis ini, sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan handal dalam menyongsong masa depannya dan masa depan bangsa.
Program ini bertujuan memastikan anak-anak atau kelompok sasaran mendapatkan asupan nutrisi yang memadai untuk pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan meningkatkan imunitas tubuh. Dengan gizi yang cukup, anak-anak dapat lebih fokus dan produktif dalam belajar. Karena kekurangan nutrisi sering kali berdampak negatif pada kemampuan kognitif dan konsentrasi anak-anak dalam belajar ataupun dapat berdampak pada pertumbuhan mereka.
Menyambut program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga melakukan ujicoba di bulan November dan Desember tahun 2024 yang lalu di setiap kabupaten dan kota.
Penyelenggaraan simulasi program makan siang bergizi ini bertujuan agar dapat memberikan kemanfaatan yang optimal, efektif dan efisien dalam mencapai sasaran, dan memberikan multi player effects positif dalam pengembangan perekonomian masyarakat.
Uji coba dilakukan di seluruh wilayah kab/kota dengan sasaran 9.048 siswa dengan melibatkan pihak ketiga yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Uji coba mencakup beberapa rangkaian kegiatan, dimulai dari identifikasi siswa yang akan mendapatkan makan bergizi gratis, penyusunan perencanaan dan penganggaran, koordinasi dengan pihak terkait, pengadaan bahan baku dan persiapan dapur, proses memasak, distribusi makanan, sosialisasi dan edukasi, monitoring dan evaluasi serta pelaporan. Dari simulasi pelaksanaan makan siang bergizi gratis ada beberapa kendala yang dihadapi, antara lain :
a. Penyedia kesulitan dalam menghitung takaran gizi yang pas untuk pelajar.
b. Teridentifikasi beberapa bahan baku mengandung formalin.
c. Beberapa anak alergi terhadap jenis makanan tertentu.
d. Terdapat jenis makanan yang dalam waktu singkat berubah rasa sehingga tidak layak dimakan.
e. Terdapat siswa yang belum terbiasa makan sendiri (TK dan PAUD).
f. Lokasi sekolah jauh dari jangkauan penyedia sehingga mempengaruhi kualitas makanan
Memperhatikan kondisi lapangan saat ujicoba, dan memperhatikan kendala yang dihadapi, tim merekomendasikan :
a. Penyedia Program Makan Bergizi Gratis tidak diberikan hanya kepada satu pelaku usaha saja, dengan tujuan untuk memberi kesempatan/peluang usaha kepada pelaku usaha lainnya serta menjamin kualitas makanan bergizi yang akan diberikan kepada anak sekolah.
b. Mendorong kelompok masyarakat/petani untuk menyediakan sumber bahan pangan lokal, sehingga pada saat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang ada di wilayah masing-masing tidak bergantung kepada pasokan bahan pangan yang berasal dari luar daerah.
c. Pemberian Makan Bergizi Gratis pada anak PAUD hingga SD sebaiknya diberikan pada pagi hari, sedangkan untuk anak SMP dan SMA diberikan pada saat makan siang.
d. Menyusun daftar menu dengan kadar gizi yang sesuai sehingga para siswa tidak bosan menikmati makanan yang telah disediakan dan memastikan makanan tersebut halal, segar dan aman untuk dikonsumsi.
e. Meningkatkan koordinasi, konsolidasi dan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis lintas sektor secara berjenjang.
f. Melakukan pemantauan dan pengawasan pelaksanaan makan bergizi gratis secara berjenjang agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik.
Peluang transformasi ekonomi Bangka Belitung
Jumlah siswa dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK terdata di Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung sebanyak 260.704 anak. Apabila dengan pagu per menu Rp10.000, 00 maka per hari akan ada uang beredar Rp2.607.040.000,00. Artinya jika dikelola dengan baik, uang Rp2,6 miliar per hari jika disinergikan dengan potensi desa, akan berdampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
Program makan bergizi gratis ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Bangka Belitung untuk andil melalui penyediaan bahan baku yang diperlukan dapur untuk memasak makanan yang akan diberikan kepada anak-anak yang menjadi sasaran. Bahan baku seperti beras, sayur, daging, telur, ikan dan sejenisnya adalah komoditas yang sebenarnya bisa dihasilkan oleh masyarakat Babel.
Jika ini ditangkap sebagai peluang, maka masyarakat bisa memulai menanam dan budidaya komodite yang diperlukan dapur. Kita ketahui bersama selama ini masyarakat Babel lebih banyak mengandalkan dari sektor tambang ketimbang pertanian, padahal peluangnya masih cukup besar. Kebutuhan-kebutuhan tersebut lebih banyak didatangkan dari luar daerah seperti Palembang dan Jawa.
Di tengah kondisi tambang yang sedang tidak baik saat ini, masyarakat perlu melakukan transformasi perekonomian salah satunya di sektor pertanian, peternakan, holtikultura, perkebunan dan perikanan. Tentu ini tidak mudah, perlu kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat dan pelaku yang mendapatkan mandat dalam menjalankan program makan siang bergizi.
Pemerintah daerah bisa berperan dalam memberikan pendampingan dan kebijakan stimulan dalam upaya budidaya seperti memanfaatkan kebijakan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan dan swasembada pangan serta dukungan APBD melalui stimulan kepada petani dan kelompok budidaya lainnya.
Para tenaga penyuluh untuk melakukan pendampingan dalam budidaya, juga mengkonsolidasikan agar ada kepastian off taker dari hasil produksi masyarakat. Bumdes atau BUMD bisa dijadikan salah satu kelembagaan yang dipercaya dan dijadikan konsolidator dari hasil-hasil produksi yang dihasilkan masyarakat.
Oleh karena itu perlu ditata dan dilakukan koordinasi yang intensif serta kejelasan hubungan antar peran kelembagaan yang saling sinergi agar masyarakat tidak menjadi penonton di tengah program yang mulia ini.
*) Sugito S Sos MH adalah Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Desa
Dadan mengatakan, selama ini, para mitra harus mengeluarkan uang mereka terlebih dahulu, baru kemudian pengeluarannya di-reimburse oleh negara.
"Kami sedang mengusahakan mulai Februari bukan lagi reimburse, tapi uang negara ada di rekening mitra," ujar Dadan di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
Dadan mengatakan, dalam minggu-minggu pertama program makan bergizi gratis ini, pihaknya memang menerapkan reimburse.
Dia mengaku sudah membayarkan reimburse para mitra program makan bergizi gratis.
"Ya, gini untuk yang dua minggu pertama memang reimburse. Dan kami sudah melakukan proses reimburse," ujar Dadan.
Sebelumnya, Kepala Chef Dapur Sehat Anak Bangsa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jonie Kusumahadi mengungkapkan anggaran produksi makan bergizi gratis (MBG) yang menggunakan sistem reimburse (penggantian dana).
Sistem reimburse anggaran dilakukan seminggu sekali kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Jonie, reimburse yang dimaksud yakni pengadaan bahan makanan untuk MBG menggunakan anggaran dari mitra MBG terlebih dulu.
Setelah seminggu, total biaya pengadaan bahan makanan baru di-reimburse kepada BGN.
SIG mendukung pemerintah dengan mendorong penggunaan bata interlock presisi sebagai solusi untuk mengejar target pembangunan 3 juta rumah. PT Semen Indonesia (Persero)... | Halaman Lengkap [645] url asal
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ( SIG ) mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan mendorong penggunaan bata interlock presisi sebagai solusi untuk mengejar target pembangunan 3 juta rumah. Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam industri bahan bangunan, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi yang merupakan produk turunan semen hijau SIG.
"Untuk mendukung pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun perlu inovasi teknologi. Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah," ujar Direktur Utama SIG Donny Arsal pada Sabtu (25/1/2025).
Hal itu sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yaitu waktu pembangunan, biaya pembangunan, dan kualitas bahan bangunan. Setelah memperkenalkan rumah contoh bata interlock presisi tipe 36 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Agustus 2024, SIG juga menghadirkan rumah contoh bata interlock presisi tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur.
Bata interlock presisi merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material, lebih mudah dalam pengaplikasian yang membuat durasi pembangunan lebih cepat, serta telah dinyatakan ramah gempa.
Selain bata interlock presisi, SIG juga mendorong aplikasi beton inovatif berbasis semen hijau, seperti beton dekoratif, dan paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang. Hadirnya material bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa mempercepat konstruksi rumah tersebut, diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendukung Pemerintah menghadirkan sarana infrastruktur dan hunian yang layak bagi masyarakat.
Semangat ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan. Menurutnya, untuk mendukung memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
Donny juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Satgas Perumahan Republik Indonesia, serta para pelaku usaha pengembang perumahan yang telah mengunjungi fasilitas produksi bata interlock presisi SIG yang dioperasikan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang di Indarung, Padang, pada Jumat (24/1).
SIG meyakini, berkumpulnya para pemangku kepentingan di bidang perumahan ini didasari oleh kesamaan visi untuk menghadirkan hunian yang ramah lingkungan, berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Sementara itu, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah menilai bahwa solusi yang dihadirkan SIG adalah langkah terobosan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat sebagai salah satu langkah mengatasi kemiskinan.
Fahri Hamzah menuturkan bahwa Kementerian PKP berfokus untuk membantu mengatasi kemiskinan dan gap ekonomi, salah satunya melalui pembangunan perumahan yang masif di seluruh Indonesia yaitu program 3 juta rumah setahun. Ia menuturkan bahwa bersama beberapa lembaga pemerintah, Kementerian PKP tengah mengidentifikasi dan menyepakati data kemiskinan, termasuk dalam parameter kepemilikan rumah.
Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 30-40 juta rumah keluarga dengan berbagai permasalahan. Di pedesaan, banyak orang punya rumah tapi tidak layak karena tidak teratur/rapi, kurang sanitasi, dan dihuni terlalu banyak orang dalam satu rumah. Sedangkan di kota, rumah bertumpuk tak teratur dan menjadi sumber polusi yang masif.
Pemerintah melalui Kementerian PKP akan mendorong system side ekonomi agar pembangunan rumah tidak terlalu memikirkan pasar. Pemerintah akan menjamin dan mengkonsolidasi dukungan yang dibutuhkan termasuk pembiayaan dan ketersediaan tanah dan berbagai skema dan perizinan yang dipermudah.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan membantu untuk ketersediaan bahan bangunan, termasuk bata interlock presisi, tidak hanya untuk rumah tapak tapi juga hunian vertikal. "SIG harus terus fokus pada peluang blue ocean untuk mendukung proyek pemerintah, perkuat ekosistemnya, karena solusi ini adalah masa depan pembangunan rumah kita di Indonesia," jelas Fahri Hamzah.
Seperti diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kapasitas Kementerian BUMN sebagai support system kementerian-kementerian teknis, siap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program yang telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo.
"Dalam 100 hari kerja pemerintahan, perusahaan BUMN terkait akan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur utama, termasuk rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," kata Erick.
Prabowo sudah mempelopori program makan bergizi gratis sejak Partai Gerindra belum berdiri, berawal dari keprihatinan karena anak tak minum susu Halaman all [515] url asal
Muzani menyebutkan, ide tersebut sudah dilontarkan Prabowo sejak tahun 2008 ketika Partai Gerindra belum berdiri.
"Kegiatan makan siang bergizi sebenarnya adalah kegiatan yang idenya lebih tua dari berdirinya Partai Gerindra. Partai ketika itu, sejak awal berdiri, kita semua dikumpulkan,"ujar Muzani di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
"Awal partai berdiri, 2008, kita belum ikut pemilu. Kemudian, Pak Prabowo menyampaikan gagasan tentang perlunya minum susu kepada anak-anak usia sekolah kita," kata dia melanjutkan.
Muzani menjelaskan, Prabowo kala itu menyampaikan angka-angka tentang buruknya gizi anak-anak Indonesia.
Salah satu cara yang bisa meningkatkan gizi anak adalah dengan minum susu secara rutin.
Namun, Prabowo menekankan bahwa susu harus diberikan secara gratis.
"Karena minum susu di satu sisi belum menjadi kesadaran penuh bagi anak-anak Indonesia, tetapi di sisi lain susu masih menjadi kebutuhan mewah yang dianggap mahal. Maka cara memaksa agar anak-anak itu bisa minum susu adalah dengan memberi secara gratis," kata Muzani.
Oleh sebab itu, ketika itu muncul istilah revolusi putih, yakni ide untuk memberi susu kepada anak-anak demi peningkatan gizi dan nutrisi mereka.
Muzani menyebutkan, Gerindra pun sempat dikenal sebagai partai susu atau partai revolusi putih karena gagasan tersebut.
"Beliau ingin Partai Gerindra yang ketika itu baru didirikannya bisa menjadi pelopor untuk memberi minum susu secara gratis kepada anak-anak di lingkungan kita. Itulah awal berdirinya, itulah awal mulanya yang disebut dengan revolusi putih," ujar Muzani.
Muzani melanjutkan, ketika itu Prabowo berniat agar susu yang dibagikan adalah susu segar yang baru diperah dari sapi atau kambing, tetapi hal itu tidak mudah diwujudkan.
"Maka dicarilah yang paling gampang, yaitu susu instan. Itulah susu formula yang kemudian terkotak-kotak dan dibagi-bagi, lumayan," kata dia.
Ide untuk membagikan susu gratis itu pun terus berkembang hingga tercetuslah gagasan untuk membuat program makan bergizi gratis pada Pemilihan Presiden 2024.
Menurut Muzani, ide itu lagi-lagi muncul karena rasa prihatin Prabowo terhadap anak-anak yang tidak mampu mengonsumsi makanan bergizi.
"Sehingga beliau putuskan, kalau begitu caranya, negara harus turun tangan untuk memberikan kontribusi kepada anak-anak kita dalam peningkatan gizi," kata Muzani.
"Maka keputusan beliau adalah memberi makan siang bergizi kepada anak-anak usia kita, kepada anak-anak sekolah kita, SMA, SMP, SD, bahkan TK dan madrasah-madrasah serta pondok-pondok pesantren," ujar dia.
Permukiman padat di Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat (Jakpus), dilanda kebakaran. Puluhan petugas damkar dikerahkan ke lokasi. [170] url asal
Permukiman padat di Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat (Jakpus), dilanda kebakaran. Puluhan petugas pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi.
"Masih menyala api," ujar Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakpus, Achmad Saiful Kahfi, kepada detikcom, Sabtu (25/1/2025).
Kebakaran itu terjadi di Jalan Mangga Besar XIII, RT 06 RW 01, Kelurahan Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakpus. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Objek (terbakar) rumah permukiman padat," katanya.
Petugas damkar menerima berita pada pukul 17.49 WIB. Petugas damkar memulai operasi pemadaman pada pukul 17.53 WIB.
Petugas sudah dapat melokalisasi penyalaan api untuk mencegah terjadinya perambatan ke objek lainnya. Petugas sempat menemui hambatan dalam proses pemadaman.
"Hambatan jalan sempit dan lalu lintas macet," katanya.
Belum diketahui penyebab dan kronologi kebakaran ini. Belum diketahui juga apakah ada korban dalam insiden kebakaran ini.
Lihat juga Video 'Kebakaran di Sawah Besar, Warga Coba Padamkan Pakai Air Kali':
Setiap tanggal 25 Januari, kita memperingati Hari Gizi Nasional. Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program unggulan pemerintah semestinya bisa ... [1,047] url asal
Jakarta (ANTARA) - Setiap tanggal 25 Januari, kita memperingati Hari Gizi Nasional. Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program unggulan pemerintah semestinya bisa memberikan pembelajaran tentang mindful eating atau makan secara sadar sejak dini, termasuk siswa sekolah.
Pemberian makanan di sekolah yang terjadwal saat makan siang semestinya bisa memberikan edukasi tentang pentingnya makan teratur bagi siswa di Indonesia untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular (PTM) yang saat ini masih menjadi beban biaya kesehatan di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2024, tiga penyakit PTM yang menyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia adalah stroke (330 ribuan kasus kematian), penyakit jantung sekitar 300 ribu kematian dan kanker juga mencapai 300 ribu kasus kematian.
Mindful eating
Di era yang serba digital, kita tentu tidak menampik bahwa gawai adalah kebutuhan utama. Tidak jarang, aktivitas makan pun juga melibatkan gawai, misalnya sambil menonton film atau seri favorit, menggulir konten di media sosial (medsos), atau membalas pesan.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kelompok yang mengakses internet dalam tiga bulan terakhir pada tahun 2023, di mana mayoritas penduduk Indonesia berusia 25 tahun ke atas menempati posisi paling banyak, yakni sebanyak 58,63 persen.
Sementara itu, untuk kelompok usia 19-24 tahun, 14,69 persen telah mengakses internet. Kemudian, 7,47 persen remaja berusia 16-18 tahun juga telah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir, dan kelompok usia 13-15 tahun sebanyak 6,77 persen mengakses internet. Sementara dalam kelompok usia 5-12 tahun, 12,43 persen anak-anak telah mengakses internet.
Data tersebut membuktikan bahwa anak usia sekolah dasar (SD) lebih banyak mengakses internet daripada usia SMP (13-15 tahun) dan SMA (16-18 tahun).
Di usia SD tersebut, anak-anak perlu diarahkan mengakses pengetahuan secara sehat, baik itu melalui media digital maupun media sosial. Pemberian Makan Bergizi Gratis di sekolah, memberikan kesempatan bagi guru untuk memberikan edukasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai mindful eating.
Di sekolah, anak tentu lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya dan guru. Pemberian Makan Bergizi Gratis, apabila dimaknai secara lebih luas, tentu memberikan kesempatan pula bagi sesama siswa untuk berbagi pengetahuan maupun pengalaman makan sehari-hari di rumah. Mereka dapat saling berbagi lauk atau menu apa yang sering mereka konsumsi sehari-hari, yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk melakukan pendataan, sekaligus memberikan pembelajaran tentang gizi.
Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Pondok Indah Raissa Edwina Djuanda memaparkan mindful eating sangat memengaruhi gizi yang masuk dalam tubuh, karena kita cenderung menjadi lebih memperhatikan makanan yang masuk ke tubuh, dan akan lebih merasakan apakah makanan tersebut segar, beraroma, berasa, dan lain sebagainya.
Karena tidak terganggu oleh aktivitas lain, seperti bermain gawai, maka kita juga cenderung mengunyah lebih lama, yang akan membantu tubuh untuk mencerna makanan lebih baik, sehingga nutrisi lebih mudah diserap.
Selain itu, melalui mindful eating, tubuh juga lebih bisa merasakan sinyal kenyang karena saat makan secara sadar, jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi bisa dikendalikan.
Ibu hamil hingga balita
Pendistribusian Makan Bergizi Gratis pada ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita di Ciracas, Jakarta Timur. (ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
Pemberian Makan Bergizi Gratis yang tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita, juga tepat untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua mengenai pentingnya mengajarkan anak mindful eating sejak dini.
Berdasarkan informasi dari situs web Kemenkes, menurut penelitian oleh Pearson et al tahun 2018, balita yang makan sambil menonton gawai menunjukkan konsumsi rendah buah dan sayuran, serta peningkatan asupan makanan tidak sehat, seperti snack, biskuit, atau cokelat karena balita lebih mudah makan makanan tersebut saat menonton gawai, yang semuanya terbukti tinggi kadar gula, garam, dan lemak.
Pada penelitian tersebut juga disebutkan bahwa orang tua menjadi contoh yang kuat bagi balita untuk mengadopsi gaya makannya.
Sementara penelitian oleh Jusiene et al tahun 2019 menjelaskan bahwa anak usia kurang dari 5 tahun yang memiliki kebiasaan makan sambil menonton gawai memiliki dampak negatif yang luas, di antaranya keterlambatan perkembangan berbicara, memiliki kemampuan sosialisasi yang rendah, tidak mampu mengontrol atau mengekspresikan emosi, serta menurunnya kemampuan akademik di masa depannya. Penggunaan gawai juga akan menghambat perkembangan sensoris.
Terdapat beberapa cara untuk menerapkan mindful eating kepada anak. Pertama, yakni orang tua menjadi contoh dengan melibatkan anak dalam persiapkan makanan.
"Misalnya dalam belanja bahan makanan, mengolah, mencuci, memasak, agar mereka lebih menghargai makanan, kemudian rutin makan bersama-sama keluarga dengan membuat jadwal secara teratur," katanya.
Ia juga menyebutkan pentingnya memperkenalkan tentang gizi atau makanan sehat sedari dini dan membiasakan untuk memberi pujian pada anak jika mereka makan dengan baik.
Untuk generasi emas
Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, makan bergizi gratis, saat ini telah dinikmati oleh 650.000 anak-anak di 31 provinsi.
Presiden menargetkan hingga akhir 2025 semua anak-anak Indonesia mendapatkan makan bergizi gratis. Dalam rentang waktu itu, target penerima makan bergizi gratis pada Januari — April 2025 sebanyak 3 juta anak, kemudian April — Agustus 2025 sebanyak 6 juta anak. Kemudian, target penerima makan bergizi gratis pada September 2025 sebanyak 15 juta anak.
“Anak-anak Indonesia harus kuat, harus cerdas, harus semangat, harus sekolah dengan baik. Saya percaya dalam waktu yang tidak lama kita akan melihat peningkatan hasil kemampuan akademis anak-anak kita,” kata Presiden Prabowo menyampaikan optimismenya terhadap dampak program makan bergizi.
Sementara Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa penambahan anggaran sebesar Rp100 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilatarbelakangi keinginan Presiden Prabowo Subianto mempercepat pemenuhan target penerima manfaat yang berjumlah 82,9 juta orang.
Target tersebut, semula dijadwalkan terpenuhi pada akhir tahun 2025, namun diminta oleh Prabowo untuk dipercepat menjadi September 2025.
Karena Presiden ingin melakukan percepatan-percepatan, maka dibutuhkan tambahan biaya. Presiden bertanya kepada BGN, berapa kalau September mulai dilaksanakan untuk 82,9 juta? Akhirnya muncullah angka tambahan Rp100 triliun.
Terlepas dari banyak kasus dan kontroversi yang terjadi tentang Makan Bergizi Gratis, pemerintah memastikan terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam program tersebut.
Momentum Hari Gizi Nasional menjadi pengingat penting bahwa substansi dari program Makan Bergizi Gratis harus menitikberatkan pada kualitas dan narasi besar yang akan dibangun, sebagaimana slogan "Kamu adalah apa yang kamu makan" atau "You are what you eat."
Mindful eating, yang menekankan pembelajaran mengenai makan secara sadar dan berkualitas, perlu diterapkan dalam program Makan Bergizi Gratis untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang berkualitas pula, jika ingin mencapai target Indonesia Emas 2045.