JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama pendanaan transisi energi dan program 3 juta rumah dari London Stock Exchange Group plc (LSEG) Inggris.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie usai menghadiri acara “Indonesia-UK Climate and Green Finance Breakfast at London Stock Exchange” di 10 Paternoster Sq, London EC4M 7LS, Inggris, Kamis (21/11/2024) waktu setempat.
Anindya mengatakan, berpotensi mendapatkan pendanaan untuk program transisi energi dan program tiga juga rumah yang sedang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KOMPAS.com/Dian Erika Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024).“Kami dari sektor bisnis berusaha membangun jaringan untuk bisa memanfaatkan momentum yang baik dan hubungan yang cantik antara dua negara yaitu Indonesia dan Inggris,” kata Anindya dalam siaran pers, Jumat (22/11/2024).
Anindya mengatakan, kedatangan Kadin beserta unsur dari pemerintah itu dalam rangkaian mengikuti kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo di Inggris.
Selain membuka potensi pendanaan untuk program transisi energi dan rumah murah, aspek pendanaan di sektor riil juga menjadi perhatian Kadin untuk mendapatkan pendanaan dari LSEG.
“Di sini kami katakan bagaimana membawa financing (pendanaan) dari Global North (Utara) ke Global South (Selatan). Karena bagaimanapun juga, yang mempunyai biodiversitas banyak itu justru di (negara-negara) Selatan, yang mempunyai kandungan mineral kritis, dan yang mempunyai renewable energy (energi terbarukan) juga di Selatan. Jadi itu yang kami upayakan,” kata Anindya.
Dalam acara yang merupakan rangkaian dari London Climate Action Week itu, Anindya hadir bersama Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, CEO Arsari Group sekaligus sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Iklim, Lingkungan dan Energi Hashim Djojohadikusumo, Ketua Komite Bilateral Inggris-Indonesia Kadin Indonesia Michael Sampoerna, serta perwakilan dari pemerintah yaitu Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, yang juga hadir sebagai Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia.