KOMPAS.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dilaksanakan di SDN 004 Samarinda Utara mulai Senin, 14 April 2025.
Kegiatan ini dimulai setelah libur Idul Fitri dan disambut antusias oleh siswa serta pihak sekolah.
Wakil Kepala Sekolah SDN 004 Samarinda Utara, Tajuddin, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MBG berjalan lancar sejak hari pertama.
“Alhamdulillah, kita sudah mulai di minggu ini, sejak Senin tanggal 14 April. Sampai hari ini, di hari keempat, program makan gratis ini sudah berjalan baik sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran pasca-libur,” ujar Tajuddin kepada Kompas.com pada Kamis (17/4/2025).
Selama bulan puasa, meskipun siswa tetap masuk sekolah, makanan yang dibagikan diganti dengan makanan tahan lama seperti susu, buah, kurma, dan sereal.
Hal ini dilakukan agar siswa tetap mendapatkan asupan bergizi tanpa mengganggu ibadah puasa.
Program MBG di sekolah ini menyasar lebih dari 500 siswa.
Pembagian makanan dilakukan dalam beberapa sesi yang disesuaikan dengan jadwal masuk dan kelas para siswa.
"Kelas 1 diberikan sekitar pukul 08.00, kelas 2 pukul 10.00, kelas 5 dan 6 pukul 12.00, sedangkan untuk kelas siang 3 dan 4 dibagikan antara pukul 12.30 hingga 13.00," jelas Tajuddin.
Terkait kendala, pihak sekolah mencatat bahwa beberapa siswa memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu.
Namun, hal tersebut dapat diantisipasi.
“Anak-anak yang alergi makanan tertentu seperti telur atau ayam, kami catat dan komunikasikan ke penyedia makanan agar diberikan menu pengganti seperti ikan atau bahan lain yang aman,” kata Tajuddin.
Salah satu siswa kelas 5, Alya Hafizhah Afifah, juga mengungkapkan rasa senangnya terhadap program ini.
“Makannya jadi lebih teratur, makannya pas istirahat di sekolah. Menunya enak, sesuai selera," kata Alya.
Alya juga menyadari bahwa program makan bergizi gratis ini dilaksanakan oleh pemerintah pusat di sekolah-sekolah.
"Makanannya dari Pak Prabowo. Untuk Pak Prabowo, makasih, makannya enak, saya suka,” ucap Alya sambil tersenyum.