Polda Bali luncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama di Denpasar, produksi 3.700 porsi makanan bergizi gratis untuk siswa TK-SMA. [523] url asal
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Bali yang diluncurkan hari ini, Rabu (7/5/2025) menjadi SPPG pertama di Denpasar. SPPG ini memiliki kapasitas produksi sekitar 3.700 porsi per hari.
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan SPPG ini akan melayani produksi makan bergizi gratis (MBG) untuk jenjang TK sampai SMA di Denpasar. Pada hari pertama beroperasi, SPPG Polda Bali memproduksi 771 porsi untuk dibagikan ke sejumlah sekolah di Denpasar Timur. Menunya adalah nasi, ayam goreng, tempe, sayur, dan buah anggur.
"Kalau tadi saya melihat pemenuhan gizinya sudah cukup. Dari ayam, sayur, sambalnya, dan juga buahnya sudah cukup bergizi," ujar Boy saat dijumpai pada acara peluncuran SPPG Polda Bali di Jalan Plawa Nomor 20 Denpasar, Rabu.
Dia mengungkapkan setelah SPPG Polda Bali diresmikan, hingga kini telah ada empat dapur MBG di Bali. Sebelumnya, sudah ada di Jembrana, Tabanan, dan Karangasem. Boy mengatakan idealnya semua kabupaten harus memiliki SPPG atau dapur MBG.
"Tapi, kita harus paham juga bahwa ini tentu bertahap karena pemenuhan standar," kata Boy.
Dia juga menegaskan sudah ada langkah-langkah antisipasi untuk menjaga kualitas menu MBG untuk mencegah terjadinya keracunan seperti sejumlah kasus di beberapa daerah. Menurut Boy, ada tim kesehatan yang memeriksa menu MBG sebelum dibawa ke sekolah.
Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya berharap hadirnya SPPG ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah.
"(Sehingga) Ke depannya anak-anak bisa menjadi SDM yang berkualitas dan sehat," ujarnya.
Salah satu sekolah yang kebagian jatah MBG hari ini adalah SMPN 3 Denpasar. Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMP N 3 Denpasar Made Kartika Sari menjelaskan makan bergizi gratis di sekolahnya hari ini menyasar 328 siswa SMP kelas IX.
"Respons siswa dan sekolah menyambut baik karena ini bermanfaat bagi siswa. Ketika siswa ditanya soal menu, ternyata menunya cocok. Dari orang tua pun responsnya baik," ungkapnya.
Salah seorang siswa SMPN 3 Denpasar, Ratih, mengaku senang bisa mendapatkan satu porsi menu MBG. Dia mengaku selama ini biasa membawa bekal ke sekolah.
"Senang apalagi rasanya enak. Lauknya juga ada ayam goreng, tempe, sayur dan buah anggur," ujar Ratih.
Program makan bergizi gratis untuk 3.028 siswa di Tabanan, Bali, dimulai 13 Januari 2025. Menu sehat disediakan pemerintah dan diawasi BBPOM. [490] url asal
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali, mulai dilaksanakan pada Senin (13/1/2025). Sebanyak 3.028 siswa dari tingkat TK hingga SMA/K di 23 sekolah menerima makanan bergizi yang disediakan pemerintah.
Pantauan di lokasi menunjukkan, makanan disajikan dalam wadah plastik berkapasitas 600 ml yang dapat digunakan hingga lima kali. Menu yang diberikan meliputi nasi putih, ayam kecap, sayur buncis dengan wortel, serta sepotong semangka.
Beberapa siswa tampak membawa sendok makan sendiri, sementara lainnya makan menggunakan tangan. Kegiatan ini dimulai pukul 12.00 Wita dengan doa bersama.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, mengatakan program ini belum menemui kendala, meskipun menggunakan wadah plastik.
"Nah kalau misalnya harus diperbaiki, nanti akan diperbaiki. Kita lihat dulu seperti apa nantinya," ujar Gede Susila, Senin (13/1/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini diprakarsai oleh Kodim 1619/Tabanan dan telah diawasi langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Tabanan.
"Terkait makan gratis di Seltim (Selemadeg Timur) yang digelar Kodim tadi, Pak Asisten II sudah monitor," jelasnya.
Susila juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan melanjutkan program serupa, menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
"Yang jelas Pemkab Tabanan sudah siap melaksanakan program ini," tambahnya.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, mengungkapkan pihaknya terlibat dalam pengawasan program ini. Pengawasan dilakukan melalui inspeksi dapur, pengolahan makanan, pengujian sampel, serta edukasi kepada sekolah.
"Makanan yang diberikan telah memenuhi pengujian dan memenuhi standar keamanan pangan. Sehingga aman dikonsumsi siswa," katanya.
Program Makan Bergizi Gratis juga dilaksanakan di Kabupaten Karangasem. Menurut Aryapatni, kegiatan ini turut dipantau oleh BBPOM Denpasar dan Pangdam IX/Udayana.
Adapun SMKN 3 Tabanan menjadi salah satu sekolah yang mengikuti program ini dengan melibatkan 1.066 siswa. Plt Kepala SMKN 3 Tabanan, Wayan Sudarsana, menjelaskan total siswa di sekolah tersebut mencapai 1.396 orang, tetapi sebagian sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).
"Kalau keseluruhan siswa sebanyak 1.396, tapi yang dapat makan bergizi ada 1.066 siswa. Sisanya masih mengikuti PKL," ujarnya.