KOMPAS.com -Kabupaten Solok Selatan, yang terletak di Sumatera Barat, kini menjadi pusat perhatian para calon pemilik rumah.
Daerah ini menawarkan berbagai pilihan rumah subsidi dengan harga terjangkau melalui Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang).
Salah satu daya tarik utama dari rumah-rumah ini adalah harganya yang berada di bawah Rp 200 juta.
Berikut adalah beberapa opsi rumah subsidi yang tersedia di Kabupaten Solok Selatan:
1. Bangun Rejo Residence: Tipe 36
Proyek ini berada di Sangir, Kabupaten Solok Selatan, dan dikembangkan oleh PT Ribaska Putra Mandiri.
Tipe 36 ini memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 126 meter persegi.
Sebanyak 48 rumah ditawarkan dengan harga per unit Rp 150 juta.
2. Perumahan Griya Elang Semesta 7: Tipe 36/105
Perumahan yang dikembangkan oleh PT Kinaya Mitra Mandiri ini juga terletak di Sangir, Kabupaten Solok Selatan.
Tipe ini menawarkan 53 rumah dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 105 meter persegi, masing-masing seharga Rp 150 juta.
Hingga saat ini, 12 rumah telah terjual, sementara 41 unit masih tersedia.
3. Sungai Landeh Indah: Tipe Rumah Tapak
Terletak di Sangir, proyek perumahan ini dikembangkan oleh PT Graha Bangun Persada.
Tipe rumah tapak ini dirancang dengan luas bangunan 36 meter persegi dan total luas tanah 72 meter persegi.
Dari total 27 rumah yang ditawarkan, 18 unit telah terjual, menyisakan 9 unit yang masih tersedia dengan harga Rp 150 juta.
4. Perumahan Damai Saroso Agung Taqwa: Tipe Subsidi
Juga berlokasi di Sangir, perumahan ini menawarkan 28 rumah dengan harga per unit Rp 151 juta.
Dengan luas bangunan 36 meter persegi dan total luas lahan 96 meter persegi, proyek ini dikembangkan oleh PT Damai Saroso Agung Taqwa.
Melihat dari berbagai pilihan tersebut, Kabupaten Solok Selatan menawarkan alternatif hunian yang menarik bagi calon pemilik rumah yang mencari tempat tinggal dengan harga terjangkau.
Dengan banyaknya pilihan, masyarakat memiliki kesempatan untuk menemukan rumah subsidi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.